Kamis, 02 Mei 2019

SEJARAH HIDUP LAFRAN PANE : Silsilah dan Marga pane

          Sebelum lebih jauh penjelasan riwayat hidup Prof.Drs. H Lafran Pane, penting dituliskan dibagian awal ini _Tarombo_( Bahasa tapanuli ) atau silsilah Lafran Pane. Silsilah ini merupakan hasil penelitian Prof.H Agus Salim Sitompul. Silsilah tersebut dimulai dari raja Gilingan Pane di Penguraban,Sipirok,Tapanuli selatan, berikut Urutanya :

  1. Raja Gulingan pane punya anak 6 orang :
       a. Ugari
       b. Naek
       c. Guru Pamutung punya anak 3 : Lokotan,Ramba dan Sopadan.
        
            Dan Sopadan punya anak 2 orang : Manobok dan Somorot

            Serta Monobok punya 4 orang anak : Mangaraja Pamutung,Baginda Monohon,Kodir dan Faian.

        Mangaraja pamutang punya anak 3 : Enda,Pandapotan dan Ponongano
  
         Enda punya anak 1 : Sultan panehobaan yang terkenal dengan Sultan Pangurabanan.

        Sultan Pangurabaan punya 8 anak : Tarip,Sanusi Pane,Armin Pane,Bahari siregar,Ali Nafiah,Lafran Pane,Nila kusuma dan krisnamurti

       Kemudian Lafran Pane mempunyai anak 3 : Toga Fahrodin Pane, Muhammad Ikbal Pane dan Teti Sari Rahmawati.

       d. Hima
       e. Mompar
       f. Sopola

Marga pane di IndonesIa sangaah beragam suku,bahasa,agama,dan adat istiadat masing-masing daerah. Sri Murni dalam kertas kerjanya _Malayaia-Indonesia_ dalam faklor sumba menuliskan bahwa jika diurai sejak sejak zaman dahulu kala asal orang asli dan orang Melayu Malaysia terlihatlah adanya benang merah dalam bebrala etnis di Indonesia, antara lain etnis dayak,Minangkabau,Jawa,Aceh,Antropolog lain bahkan mengatakan bahw Semua etnis dari suku di Indonesia jika di kaji lebih dalam mempunyai hubungan yang saling terkait.

          Bagaimana dengan Batak? Suku yang ini selalu menarik untuk dipelajari,disamling tampil apa adanya,humoris,suku ini juga memiliki kecintaan yang tinggi atas ilmu pengetahuan dan seni. Jika nama anda , misalnya Ari Salutra kemudiannya dalam tulisanya disingkat Ari S,bisa diartikan Siregar,Sitorus,Sitompul,Sinaga,Simantumpang,Sianturi dan siagian serta masih banyak lagi. Bagi para pelajar,tentu sangat kenal dengan marga Simanjuntak karwna ada C . Simanjuntak, seorang pencipta lagu-lagu kebangsaan nasional yang terkenal.
           Dari sumber-sumber yang penulis baca, marga pane adalah marga cabang dari sirorus.Nai Suanon ( Tuan Sorbadibanua ) Lahir dari istri ketiga Tuan sorimangraja yang bernama Nai Suanon. Penjelasanya tentu tidak sesederhana ini. Pembaca bisa cari buku-buku terkait misalnya " Kamus budaya Batak Toba " karangan Marbun dan Hutepa tabun 1987. Dalam marga pasti  mempunyai silsilah masing-masing, namun semuanya adalah saudara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar