Ideologi, Politik, Organisasi, Strategi dan Taktik
(Tinjauan Teoritis dan Konstekstualisasi Peranannya terhadap HMI)
Oleh : MULYANTO ((
Sistematika
Ideopolitor Stratak
Pendekatan
Makna dan arti penting
Ideologi
Definisi
Konteks Agama dengan Ideologi
Pendekatan
Tokoh penggagas yang Terkemuka
Perubahan sosial
Politik
DEFINISI
Pendekatan
Organisasi
Definisi
Pendekatan
Realitas HMI
Kondisi saat ini
Apa yang salah ?
Solusi
Strategi dan Teknik
Definisi
Strategi
Taktik
Tokoh
Ideologi Stratak
Pendekatan
Epistimologi (cara)
Ontologi (asal usul/hakekat)
Aksiologi (manfaat)
Makna dan arti penting
Iman yang teguh
Ilmu yang cukup
Ideologi yang kuat dan jelas
Organisasi yang rapi dan teratur
Strategi dan taktik yang jitu
Kemampuan teknis/teknologi yang memadai
IDEOLOGI
Definisi
BERASAL DARI BAHASA Yunani yaitu idea yang berarti gagasan, pemikiran atau konsep dan Logos berarti ilmu.
Ideologi berarti Seperangkat gagasan atau konsep berisi tentang tata nilai yang mencakup berbagai sendi kehidupan yang diyakini dan diupayakan untuk dilaksanakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
Ideologi atau bisa disebut juga dengan pandangan hidup adalah kristalisasi nilai-nilai dari suatu kelompok masyarakat yang ditetapkan secara formal dan diformulasikan menjadi cita atau gambaran idela tentang tata masyarakat yang diinginkan di masa depan.
Konteks Agama dengan ideologi
Ideologi : Hasil olah pikir manusia
Tidak universal
Hanya untuk kontek dunia
Agama (Islam) : berasal dari Allah
Universal
Konteks dunia-akherat
Pendekatan
Fungsional
Struktural
Tokoh penggagas yang Terkemuka
Hegel (The Natural of dialectic)
Pendekatannya dialetika
Maenstream/paradigma idealisme histories (ide-materi)
Karl Marx (Paris Manuscripts, gundrisse, das capital. Communist Manifesto)
Pendekatannya struktural (konflik kelas)
Paradigma materialisme histories (materi-ide)
Max Webber (The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism)
Pendekatannya struktural fungsional
Paradigma tindakan social/social action (ide-ide)
Ketiganya termasuk Teoritisi Sosiologi Makro
Yang dibawah ini merupakan tokoh teori sosiologi mikro :
Jurgen Hebermas (Communication and the Evolution of Society)
Pendekatan anti struktural/kritik ;moderniosme
Teori kritik (tokoh kritik)
Teori komunikasi dan transformasi masyarakat
Antonio Gramsci (prison Notebooks)
Pendekatan struktural
Teorinya hegemoni
Anthony Giddens (Capitalism and Modern Social Theory)
Pendekatan struktural
Teori strukturisasi (third way)
Micheal Foucault (Meadness and Civilization, Power Knowledge)
Pendekatan nihilisme (dekonstruksi)
Teori relasi kuasa, arkeologi pengetahuan, genealogi, panopticon
Tokoh post modernisme
Kesemuanya merupakan tokoh perubahan social
Perubahan Sosial
Revolusi Sosial --- Chaos, kekacauan --- trias politica, fungsional
Industri --- pertentangan kelas --- struktural, konflik
Hijau --- migrasi penduduk --- ekologi, ekonom, HAMlink, ketergantungan reginalisme, pertukaran social.
Informasi --- banjir informasi --- globalisasi, gender postmodern, kritik
POLITIK
Definisi
Harold lasswell membuat terminology sederhana yaitu
Who, Whom, When, Where and How to get the power
Makna konotatif
Makna denotatif
Pendekatan
Dalam hal ini politik memakai pendekatan dengan teori sistemnya David Easton.
Politik dengan kata lain adalah kebijakan atau sikap yang ditetapkan dalam rangka mewujudkan ideologi yang dikaitkan dengan perkembangan situasi dan kondisi. Perkembangan situasi dan kondisi sedikit atau banyak akan berpengaruh pada upaya mewujudkan ideologi yang dianut. Kebijakan atau sikap atau respon atau mungkin diam terhadap perkembangan situasi dan kondisi, itulah politik.
Kita sering mendengar hal-hal sebagai berikut :
Keputusan perang.
Keputusan koalisi
Keputusan unjuk rasa
Keputusan ekspansi bisnis
Keputusan merger
Keputusan membuat dan memperjuangkan undang-undang
Dan lain-lain.
Semuanya ini adalah contoh-contoh dari suatu kebijakan atau sikap politik.
ORGANISASI
Definisi
Sebuah media/alat yang digunakan dalam rangka mencapai tujuan bagi anggotanya, dimana anggota-anggota organisasi ini berhimpun karena memiliki berbagai bentuk persamaan-utamanya tujuan-dan kemudian melakukan sebuah ikatan. Dalam tataran tertentu organisasi berkembang sedemikian rupa baik anggotanya dan tujuannya serta tata sistem adanya alat represif didalamnya, bentuk organisasi yang semakin modern ini disebut negara.
Organisasi adalah sebuah sistem yang terdiri bagian-bagian terkoordinasi dan tertata rapi yang disusun dengan fungsi sebagai instrumen atau alat untuk menjalankan semua kebijakan atau sikap politik, dengan strategi dan taktik tertentu.
Ada berbagai model organisasi, misalnya model komando (ala militer, model fungsional (ala insdustri), model divisional (ala pemasaran), model matriks (gabungan seberapa model).
Pendekatan
Aguste Comte dan Ferdinand Tonnies-organisme-perkembangan
Emile Durkheim-fungsional a. solidaritas mekanik
b. Solidaritas organic
John Lock --- common sense-contrac social
Robert K. Merton---fungsional-manifest dan laten
Realitas HMI
Kondisi saat ini
Apa yang salah ?
Solusi
STRATEGI DAN TAKTIK
Definisi
Strategi
Strategi adalah jalan atau cara yang dirancang sedemikian rupa yang akan ditempuh untuk mencapai tuijuan dalam rentang waktu yang panjang, biasanya dilakukan dengan menggunakan wadah organisasi 9dalam arti luas mencakup kekuasaan politik). Sehingga taktik itu harus mengabdi pada strategi. Trategi meliputi jangka waktu yang tewrbagi atas tahap-tahap sehingga ada strategi jangka pendek strategi jangka menengah dan strategi jangka panjang, semuanya dalam rangka mencapai tujuan.
Taktik
Taktik adalah cara atau jalan yang akan ditempuh dalam proses pencapaian tujuan yang merupakan pentahapan dalam pencapaian strategi.
Menurut Clausewitz, Taktik ialah bagaimana mengambil sikap politik atau bagaimana mempergunakan organisasi/kekuatan untuk menghadapi suatu peristiwa politik. (dalam militer the use of forces to win a battle). Strategi adalah bagaimana menangani peristiwa-peristiwa politik dalam jangka waktu tertentu untuk mencapai tujuan yang strategis (the use of battles to attain the end of the war).
Strategi dan taktik adlah dua hal yang saling berkait. Strategi diperlukan untuk memberikan dasar bagi manuver-manuver taktis di lapangan.
Proses menyusun Strategi
Analisa lingkungan
Analisa lingkungan adalah proses awal dalam menyusun strategi yang betujuan untuk memantau lingkungan organisasi. Lingkungan organisasi disini mencakup semua faktor baik yang berada di dalam maupun khususnya di luar organisasi yang dapat mempengaruhi kelangsungan pencapaian tujuan organisasi. Secara garis besar analisa lingkungan disini akan mencakupk lingkungan umum dan, dalam konteks HMI, lingkungan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan. Sedangkan analisa internal mencakup analisa mengenai sumber daya, kapabilitas serta kompentensi inti yang dimiliki oleh organisasi.
Menentukan dan menetapkan arah organisasi
Setelah melakukan analisa lingkungan eksternal dan internal diharapkan kita sudha memiliki gambaran tentang posisi perusahaan dalam persaingan. Kita mampu mendefinisikan keunggulan, kelemahan, peluang dn ancaman yang dihadapi. Berdasarkan informasi ini, maka selanjutnya ditentukan dan ditetapkan kearah mana perusahaan hendak diarahkan. Biasanya ad dua indikator utama yang digunakan untuk menentukan arah organisasi. Pertama adalah ideologinya. Ideologi ini berfungsi sebagai raison dtre, menjelaskan mengapa organisasi tersebut ada. Selanjutnya adalah tujuan yang memfleksikan target yang akan dicapai oleh organisasi. Selain itu didalam tahap ini juga akan coba diawali dengan strategic architeture dan didorong oleh strategic intent.
Formulasi strategi
Setelah melakukan analisa lingkungan dan menentukan kemana organisasi akan diarahkan berdasarkan ideologi dan sikap politik yang telah ditetapkan, langkah selanutnya adalah memastikan bahwa organisasi akan mencapai ideologi dan sikap politik yang telah ditetapkan tadi. Untuk itulah maka perlu dirumuskan berbagai strategi atau cara untuk mencapai arah yang diinginkan tersebut. Formulasistrategi dalam hal ini adalah proses merancang dan menyeleksiberbagai strategi yang menuntun pada pencapaian ideologi dan sikap politik organisasi dimana fokus utama dari strategi organisasi dalah bagaimana menyesuaikan diri lebih baik lagi dengan ebrbagai perkembangan dan perubahan-perubahan yang ada.
Implementasi strategi
Tahap ini melibatkan strategi yang muncul dalam tahap sebelumnya. Kemudian strategi dikembangkan secara logis dalam bentuk tindakan. Agar penerapan strategi organisasi sukses, pimpinan organisasi harus memiliki gagasan yang jelas tentang isu-isu yang berbeda dan bagaimana cara mengatasinya. Dalam tahap ini masalah struktur organisasi, budaya organisasi dan pola kepemimpinan menjadi sangat penting.
Pengendalian strategi
Pengendalian strategi adalah suatu jenis khusus dari pengendalian organisasi yang berfokus pada pemantauan dan pengevaluasian strategi, dengan maksud untuk memperbaiki dan memastikan bahwa sistem tersebut berfungsi sebagai mestinya atau tetap berada pada jalus yang tepat.
Tokoh
Rosulullah SAW
Sun Tzu (The Art of War)
Miyamoto Musashi (Book of Five Rings).
Nitsche, Napoleon Bonaparte, Hitler, Mao Tse Tung, Clausewitz
Jend. Besar Sudirman (Perang grilya)
Jend Besar A.H. Nasution (Civil Mission)
Catatan :
Strategi dan taktik haruslah dengan memperhitungkan kemampuan organisasi/kekuatan. Stratak haruslah tunduk kepada nilai-nilai ideologi. Sedangkan ideologi dilandasi oleh atau harus sesuai dengan ajaran agama. Seorang pejuang paripurna adalah yang berpikir dan bertindak imaniah, ideologis, organisatoris, serta strategis taktik.
PENUTUP
Strategi dan Taktik tidak akan bisa berjalan dengan baik, tanpa ada organisasi yang tersusun dan tertata rapi. Organisasi akan berjalan tanpa kendali apabila tidak ditopang dengan sikap politik yang tegas dan jelas. Politik akan kehilangan arah dan kacau tanpa ada ideologi yang mapan.
Ideologi
Ideologi atau bisa disebut juga dengan pandangan hidup adalah kristalisasi nilai-nilai dari suatu kelompok masyarakat yang ditetapkan secara formal dan diformulasikan menjadi cita atau gambaran idela tentang tata masyarakat yang diinginkan di masa depan.
Politik
Politik adalah kebijakan atau sikap yang ditetapkan dalam rangka mewujudkan ideologi yang dikaitkan dengan perkembangan situasi dan kondisi. Perkembangan situasi dan kondisi sedikit atau banyak akan berpengaruh pada upaya mewujudkan ideologi yang dianut. Kebijakan atau sikap atau respon atau mungkin diam terhadap perkembangan situasi dan kondisi, itulah politik.
Kita sering mendengar hal-hal sebagai berikut :
Keputusan perang.
Keputusan koalisi
Keputusan unjuk rasa
Keputusan ekspansi bisnis
Keputusan merger
Keputusan membuat dan memperjuangkan undang-undang
Dan lain-lain.
Semuanya ini adalah contoh-contoh dari suatu kebijakan atau sikap politik.
Organisasi
Organisasi adalah sebuah sistem yang terdiri bagian-bagian terkoordinasi dan tertata rapi yang disusun dengan fungsi sebagai instrumen atau alat untuk menjalankan semua kebijakan atau sikap politik, dengan strategi dan taktik tertentu.
Ada berbagai model organisasi, misalnya model komando (ala militer, model fungsional (ala insdustri), model divisional (ala pemasaran), model matriks (gabungan seberapa model).
Mari kita sekarang masuk ke topik yang hendak kita kaji bersama. Namun sebelumnya kita perlu memperjelas apa yang dimaksud dengan dinamia organisasi, dinamika yang seperti apa yang perlu dikelola, lalu apa strategi dan taktiknya untuk mengelola dinamika.
Strategi dan Taktik
Strategi dan taktik adlah dua hal yang saling berkait. Strategi diperlukan untuk memberikan dasar bagi manuver-manuver taktis di lapangan.
Proses menyusun Strategi
Analisa lingkungan
Analisa lingkungan adalah proses awal dalam menyusun strategi yang betujuan untuk memantau lingkungan organisasi. Lingkungan organisasi disini mencakup semua faktor baik yang berada di dalam maupun khususnya di luar organisasi yang dapat mempengaruhi kelangsungan pencapaian tujuan organisasi. Secara garis besar analisa lingkungan disini akan mencakupk lingkungan umum dan, dalam konteks HMI, lingkungan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan. Sedangkan analisa internal mencakup analisa mengenai sumber daya, kapabilitas serta kompentensi inti yang dimiliki oleh organisasi.
Menentukan dan menetapkan arah organisasi
Setelah melakukan analisa lingkungan eksternal dan internal diharapkan kita sudha memiliki gambaran tentang posisi perusahaan dalam persaingan. Kita mampu mendefinisikan keunggulan, kelemahan, peluang dn ancaman yang dihadapi. Berdasarkan informasi ini, maka selanjutnya ditentukan dan ditetapkan kearah mana perusahaan hendak diarahkan. Biasanya ad dua indikator utama yang digunakan untuk menentukan arah organisasi. Pertama adalah ideologinya. Ideologi ini berfungsi sebagai raison dtre, menjelaskan mengapa organisasi tersebut ada. Selanjutnya adalah tujuan yang memfleksikan target yang akan dicapai oleh organisasi. Selain itu didalam tahap ini juga akan coba diawali dengan strategic architeture dan didorong oleh strategic intent.
Formulasi strategi
Setelah melakukan analisa lingkungan dan menentukan kemana organisasi akan diarahkan berdasarkan ideologi dan sikap politik yang telah ditetapkan, langkah selanutnya adalah memastikan bahwa organisasi akan mencapai ideologi dan sikap politik yang telah ditetapkan tadi. Untuk itulah maka perlu dirumuskan berbagai strategi atau cara untuk mencapai arah yang diinginkan tersebut. Formulasistrategi dalam hal ini adalah proses merancang dan menyeleksiberbagai strategi yang menuntun pada pencapaian ideologi dan sikap politik organisasi dimana fokus utama dari strategi organisasi dalah bagaimana menyesuaikan diri lebih baik lagi dengan ebrbagai perkembangan dan perubahan-perubahan yang ada.
Implementasi strategi
Tahap ini melibatkan strategi yang muncul dalam tahap sebelumnya. Kemudian strategi dikembangkan secara logis dalam bentuk tindakan. Agar penerapan strategi organisasi sukses, pimpinan organisasi harus memiliki gagasan yang jelas tentang isu-isu yang berbeda dan bagaimana cara mengatasinya. Dalam tahap ini masalah struktur organisasi, budaya organisasi dan pola kepemimpinan menjadi sangat penting.
Pengendalian strategi
Pengendalian strategi adalah suatu jenis khusus dari pengendalian organisasi yang berfokus pada pemantauan dan pengevaluasian strategi, dengan maksud untuk memperbaiki dan memastikan bahwa sistem tersebut berfungsi sebagai mestinya atau tetap berada pada jalus yang tepat.
Penutup
Strategi dan Taktik tidak akan bisa berjalan dengan baik, tanpa ada organisasi yang tersusun dan tertata rapi. Organisasi akan berjalan tanpa kendali apabila tidak ditopang dengan sikap politik yang tegas dan jelas. Politik akan kehilangan arah dan kacau tanpa ada ideologi yang mapan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar